Al Qabidh - Yayasan Bina Amal Semarang

Al Qabidh – Yayasan Bina Amal Semarang

Al-Qabidh artinya Allah menahan harta dengan kelembutan dan hikmah-Nya, dan mengambil ruh saat kematian dengan perintah dan kekuasaan-Nya. Menahan dan mengambil untuk Allah adalah sifat hakiki. Kita tidak mengetahui hakikatnya seperti apa.

Kita hanya mengimaninya apa adanya sesuai yang dikehendaki-Nya dalam al-Quran dan dituntun oleh Rasul-Nya dalam Sunnah. Dia menahan dan mengambil dengan cara yang sesuai dengan kemuliaan dan keagungan-Nya. Kita tidak semestinya menyerupakan cara-Nya itu dengan cara dan sifat hamba.

Orang yang memahami makna al-Qabidh tidak akan mudah bergantung pada sesama manusia. Ia tidak memuji maupun mencela hanya karena seseorang memberinya harta atau tidak.

Karena, ia yakin bahwa Allah-lah yang berkuasa atas pemberian harta. Allah berhak memberikan harta pada seseorang, dan sebaliknya, Dia juga berhak menahan harta agar tidak dimiliki seseorang. Orang yang memahami makna al-Qabidh juga tidak akan takut pada ancaman manusia saat ia menegakkan kebenaran.

Sebab, ia percaya sepenuhnya bahwa yang berkuasa mengambil ruh seseorang hanyalah Allah swt. Sekalipun manusia memusuhinya, dia tidak akan mati jika Allah tidak menghendakinya mati.

Dalil Surat Al Baqarah ayat 245 dan Asy Syura ayat 27. Yayasan Bina Amal Semarang

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *